Kamis, 21 Januari 2021

PERJUANGAN SEORANG GURU

Saat kecil kita tidak bisa membaca, menulis, menghitung tetapi sekarang kita telah bisa semuanya, bahkan kita juga bisa melebihi kemampuan guru. Tentu saja hal ini berkat kegigihan guru-guru kita dalam mengajar. Meskipun kita nakal, tidak mau belajar tetapi guru tetap sabar dan mengajari kita sampai bisa. Oleh karena itu, kita sebagai siswa sudah seharusnya berbakti dan hormat kepada guru.

JANGAN SIA-SIAKAN IBUMU SELAGI MASIH ADA

Dikisahkan seorang anak yang selalu membantah ibunya. Dia selalu menyuruh-nyuruh ibunya, padahal dia tau ibunya sedang sakit. Sudah lama ibunya sakit, tapi dia tidak pernah memedulikan ibunya. Membelikan obat saja dia tidak mau, apalagi merawat ibunya. 3 hari kemudian, sakit ibunya tambah parah, tapi dia malah keluar bersenang-senang bersama pacarnya. Akhirnya tak lama kemudian ibunya meninggal dan dia sangat menyesal karena sudah menyia-nyiakan ibunya yang sudah melayaninya dari kecil, sampai ibunya sakit pun beliau masih tetap melayaninya.


Pesan : Sayangilah ibumu, rawatlah ibumu saat beliau membutuhkanmu karena ibu yang sudah merawat kita dari kecil sampai sebesar ini. Ibu juga yang sudah rela mengalah demi kita. Apa-apa ibu utamakan demi kita. Tetapi, kita cuma bisa menyuruh-nyuruh dan membantah beliau.

ANAK YANG DIHINA TEMAN-TEMANNYA KARENA BERPENAMPILAN BIASA SAJA

Dikisahkan seorang anak bernama Chika yang bersekolah di sekolah mewah. 


Di rumah mewah.....di sanalah Chika tinggal bersama keluarganya yaitu ayah, ibu, dan adiknya. Meskipun rumahnya mewah tapi Chika tidak sombong dan berpenampilan biasa saja seperti anak-anak yang lainnya. Di pagi hari inilah awal Chika masuk sekolah. Meskipun ayahnya punya mobil tapi Chika ingin diantar ayahnya naik sepeda motor. 


Chika : "Alhamdulillah akhirnya sudah sampai." (Turun dari sepeda motor) 

Ayah Chika : "Hati-hati ya nak... Belajar yang baik ya sayaang."

Chika : "Iya yah makasih yaa sudah antar Chika ke sekolah..."

Ayah : "Iya sama-sama."


Kemudian ayahnya pergi bekerja dan Chika berjalan menuju gerbang sekolah. 


Ketika Chika hendak masuk kelas. Di sana dia dihadang oleh 3 anak. Salah satu anak berkata, "Ihhh tuh anak jelek banget sih. Emang nggak tau apa kalau di sini sekolah yang mewah dan anaknya keren-keren." Temannya menjawab, "Iyaa... Nggak tau apa kalau di sekolah ini cuma buat anak yang kaya. "


Setelah itu, jam berbunyi dan Chika pun masuk ke kelas. Di kelas banyak anak-anak yang ngelihatin Chika dari atas sampai bawah. Salah satu anak berkata, "Heiiiiii apa kamu nggak salah sekolah? Hahaha" (Tertawa sinis). Chika hanya menghiraukannya. 


Singkat cerita, tiba saatnya pulang sekolah dan Chika sudah ditunggu supirnya didepan gerbang sekolah. Supir pun masuk dan mencari Chika.


Supir : "Ayo non mari..."

Chika : "Ayoo pakk..."


Seketika semua anak berhenti dan melongo melihat Chika yang dilayani oleh supirnya. Salah satu anak berkata, "Wawwww... Ternyata Chika orang kaya." Dan temannya juga berkata, "Waaahhhh iyaa... "


Chika pun menghampiri teman-temannya yang menghinanya dan berkata dengan baik, "Kita tidak boleh melihat orang dari penampilannya saja, tetapi kita harus tau dalamnya, apakah orang itu baik atau jahat." (sambil tersenyum). Salah satu anak yg mewakili teman-temannya pun menjawab, "Maaf yaa Chika kita sudah salah sangka sama kamu, lain kali kami tidak akan berbuat begitu lagi, kami janji akan merubah sikap kami." Chika pun mengangguk sambil tersenyum senang. 


Pesan : Janganlah kita memandang orang dari penampilannya saja, karena belum tentu orang itu seperti yang kita lihat dari penampilannya.

PERJUANGAN SEORANG GURU

Saat kecil kita tidak bisa membaca, menulis, menghitung tetapi sekarang kita telah bisa semuanya, bahkan kita juga bisa melebihi kemampuan g...